Laman

Monday, 22 April 2013

Waktu Siklus, Waktu Normal dan Waktu Baku


  1. Waktu Siklus
Waktu siklus adalah waktu antara penyelesaian dari dua pertemuan berturut-turut, asumsikan konstan untuk semua pertemuan.Dapat dikatakan waktu siklus ,merupakan hasil pengamatan secara langsung yang tertera dalam stopwatch.
Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan elemen-elemen kerja pada umumnya kan sedikit berbeda dengan dari siklus ke siklus kerja sekalipun operator bekerja pada kecepatan normal dan uniform ,tiap-tiap elemen dalam siklus yang berbeda tidak selalu akan bias disesuaikan dalam waktu yang persis sama.Variasi dan nilai waktu ini bias disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu diantaranya bias terjadi karena perbedaan didalam menetapkan saat mulai atau berakhirnya suatu elemen kerja yang seharusnya dibaca dari stopwatch.
Waktu siklus dihitung dengan menggunakan rumus:


Dimana:
      X = Waktu Siklus
      x = Waktu pengamatan
      n= Jumlah pengamatan yang dilakukan
Untuk Mengetahui apakah jumlah pengamatan yang dilakukan sudah memenuhi syarat (mencukupi) atau masih kurang dapat ditentukan dengan rumus:

 
 

 2.  Waktu Normal 
Waktu normal merupakan waktu kerja yang telah mempertimbangkan factor penyesuaian , yaitu waktu siklus rata-rata dikalikan dengan factor prnyesuaian.
Didalam praktek pengukuran kerja maka metoda penerapan rating performance kerja operator adalah didasarkan pada satu factor tunggal yaitu operator speed,space atau tempo. Sistem ini dikenal sebagai “performance Rating/speed Rating)”. Rating Faktor ini umumnya dinyatakan dalam persentase persentase(%) atau angka decimal ,Dimana Performance kerja normal akan sama dengan 100% atau 1,00.
Rating factor pada umumnya diaplikasikan untuk menormalkan waktu kerja yang diperoleh dari pengukuran kerja akibat tempo atau pkecepatan kerja operator yang berubah-ubah.Untuk maksud ini , maka waktu normal dapat diperoleh dari rumus berikut:


Nilai waktu yang diperoleh disini masih belum bias kita tetapkan sebagai waktu baku untuk penyelesaian suatu operasi kerja,karena disini factor-faktor yang berkaitan dengan waktu  kelonggaran (Allowance Time) agar operator bekerja sebaik-baiknya masih belum dikaitkan.
  
     3. Waktu Baku/Standar 
           Waktu standar adalah waktu yang sebenarnya digunakan operator untuk memproduksi satu unit dari data jenis produk. Waktu standar untuk setiap part harus dinyatakan termasuk toleransi untuk beristirahat untuk mengatasi kelelahan atau untuk factor-faktor yang tidak dapat dihindarkan. Namun jangka waktu penggunaannya waktu standard ada batasnya. Dengan demikian waktu baku tersebut dapat diperoleh dengan menagplikasikan rumus berikut.


                    Rumus (1) Merupakan Rumus sera umum yang paling banyak dipakai menghitung waktu baku, Meskipun sebenarnya rumus tersebut kurang teliti bilamana dibandingkan dengan rumus (2).

(Sumber : Wignjoesubroto,Sritomo.2006.Ergonomi study Gerak dan Waktu-Surabaya:ITS)


Related Post:

Share On:

2 comments:

  1. Dear penulis,

    Ada yang ingin saya tanyakan. Saya seorang Teknik Kimia yang tentunya tidak diajarkan materi ini ketika saya kuliah. Tetapi saat ini saya sedang membantu teman saya seorang teknik industri yang sedang mengerjakan tugas mengenai waktu kerja.

    Yang saya bingung kan adalah mengenai waktu normal (Wn). Disebutkan bahwa Wn = Ws x Rf , dimana nilai Rf akan >100% jika pekerja mengerjakan pekerjaannya di atas normal (menurut saya pekerja tersebut cepat dalam mengerjakan tugasnya), dan bernilai <100% jika perkerjaan di bawah normal. Berarti nilai Wn yang di bawah normal akan lebih kecil dibanding nilan Wn di atas normal. Berarti untuk pekerja yang mengerjakan pekerjaannya dengan lambat dan kondisi di bawah normal, akan mempunyai waktu normal yang kecil. dan begitu juga sebaliknya.

    Bahasa sederhananya adalah :
    - orang yg punya skill bagus --> waktu lebih lama
    - orang yg punya skill rendah --> waktu lebih cepat
    Bukannya seharusnya orang yang punya skill lebih bagus, waktu pengerjaannya lebih cepat dibanding orang dengan skill rendah.

    Mohon bantuannya dan koreksinya jika ada pendapat saya yang salah.
    thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. izin menjawab, logikanya gini, apabila dia menegrjakannya dengan skill bagus, factor penyesuaian nya akan lebih dari 1, sehingga waktunya normal akan lebih lambat, hal ini ditujukan untuk pendekatan waktu rata2 yg bisa dikerjakan secara umum baik oleh pekerja dengan skill kurang,normal,atau skill di atas rata2, apabila pekerja dengan skill bagus/di atas rata2 nilai faktor penyesuaiannya kurang dari 1,nanti waktu normal akan makin cepat dan tidak akan bisa dilaksankan oleh pekerja yg memiliki skill di bawah rata2, bahkan pekerja dengan skill normal pun akan kesulitan untuk menyesuaikan waktunya. mohon koreksi klw salah

      Delete

Paling Sering Dibaca